Ini sebuah pekerjaan yang memang adanya itu dibelakang layar. Sangat tidak terekspos bagaimana seseorang yang berada dalam posisi ini untuk bekerja.
Hal yang diperhatikan disini adalah bagaimana jika wanita dalam posisi ini. kebanyakan yang berada pada posisi ini adalah wanita, karena wanita dianggap lebih rajin, teliti, dan tidak terlalu pelupa.
Wanita itu ibarat hanya menggunakan logika dan perasaannya itu 1 : 9.
Dimana perasaan sangat mendominasi pemikiran wanita. Dalam posisi di pekerjaan ini, wanita dituntut untuk banyak menggunakan logika. Kuat mental dimana banyak yang memandang sebelah mata dirinya, kuat untuk mendengar selentingan yang lumayan bertengger dihati.
Namun, inilah tantangannya, dimana kita dapat mengembangkan kemampuan kita, bagaimana kita memenej pola pikir kita, menggunakan perasaan kita. kita dapat "strugle" dengan keras untuk menjalaninya. walaupun tidak terlihat, namun terdapat kebanggaan pada diri sendiri.
Cukup diri sendir saja yang memang tahu dan memahami keadaan seperti ini. ketika ada seseorang yang memang merasakan yang kita rasakan kita bisa berkata dengan senyuman agak aneh "yah.... itulah kita", walaupun begitu itu menjadi kebanggaan kita sendiri. cukuplah hanya dikalangan kita yang tahu, atau pihak-pihak yang berkewajiban tahu dan Tuhan pun akan tahu apa yang kita lakukan.
Kita harus percaya kalau kita BISA untuk menjalani ini, betapapun sulitnya, kita berusaha dengan keras, hasil... mari kita serahkan pada Tuhan semata, kita berdoa untuk yang terbaik yang diberikan oleh Tuhan... Tuhan itu maha adil, apapun yang dilakukan oleh kita, manfaatnya pun untuk kita. Ingat ini pembelajaran. walaupun terdapat kesalahan,yakinkan kalau kesalahan tersebut tidak untuk diulangi kembali jika tak ingin disebut orang "goblok".
Ya Allah.... semoga diberikan kekuatan untuk menjalani amanah ini dengan profesional.. Kami serahkan semua pada-Mu, dan kami akan berusaha semampu kita :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar